Tiga Persoalan Pendidikan Sepanjang 2017 : Kurikulum, Guru dan Sarpras

Dunia pendidikan Indonesia sepanjang tahun 2017 tak lepas dari persoalan. Persoalan itu menurut Sugeng masih didominasi persoalan klasik seputar kurikulum, kompetensi guru dan sarana prasarana.


“Potret pendidikan tahun 2017 masih terus berbenah. Meskipun dari tahun ketahun bisa dibilang stagnan dengan permasalahan klasik seputar kurikulum, kompetensi guru dan sarpras. Ketiga hal ini masih menjadi perbincangan hangat dan rasanya sangat lezat sebagai kudapat untuk menilai kinerja pemerintah dalam membangun dunia pendidikan,”
Tak hanya itu, carut marut Kurikulum 2013 juga masih harus menjadi perhatian bersama. Di lapangan, penerapan kurikulum ini masih belum diterapkan secara menyeluruh. Akibatnya, berlaku dua kurikulum berbeda di dumia pendidikan Indonesia. Sebagian sekolah sudah menerapkan kurikulum 2013, sedangkan sebagian lainnya masih setia dengan kurikulum 2006.

“Tidak bisa dipungiri carut-marut kurikulum 2013 yang perlu dibenahi, baik dari sisi kebijakan maupun dari pelaksana lapangan seperti sekolah ataupun pendidik.

Pemetaan guru sebaiknya segera dilakukan guna mencari sisi lemah kualitas pendidikan. Prestasi hasil belajar selama ini hanya bersifat monoton dan belum ada perubahan yang berarti.
Tiga Persoalan Pendidikan Sepanjang 2017 : Kurikulum, Guru dan Sarpras
“Ini bisa dilihat dari peringkat hasil evaluasi, peringkat atas masih diduduki sekolah kota yang notabene fasilitas lengkap. Sementara daerah pinggiran masih di peringkat bawah,” pungkasnya. Selengkapnya Baca Disini






Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tiga Persoalan Pendidikan Sepanjang 2017 : Kurikulum, Guru dan Sarpras"

Posting Komentar